BTN Siapkan 6 Juta KPR untuk Wujudkan Rumah Impian Keluarga Indonesia

Memiliki rumah impian adalah harapan setiap keluarga di Indonesia. Namun, tantangan finansial sering kali menghambat langkah menuju cita-cita tersebut. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, sebagai salah satu lembaga keuangan terkemuka, memahami tantangan ini dan berkomitmen untuk membantu masyarakat mewujudkan impian mereka. Dengan menyalurkan enam juta Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sejak tahun 1976 hingga April 2026, BTN berupaya memberikan solusi bagi keluarga Indonesia dalam mencapai hunian yang layak dan nyaman.
Komitmen BTN dalam Mewujudkan Rumah Impian
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa pencapaian menyalurkan 6 juta KPR tidak terlepas dari dukungan pemerintah yang berfokus pada masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Melalui KPR, BTN berperan aktif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan akses terhadap rumah yang layak huni.
“Jika kita mengasumsikan setiap rumah ditempati oleh empat orang, maka sekitar 24 juta individu telah mendapat manfaat dari program ini. Kami sangat menghargai keberpihakan pemerintah yang menjadikan sektor perumahan sebagai prioritas nasional, yang pada gilirannya memperkuat posisi BTN sebagai mitra strategis dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat,” ungkap Nixon dalam konferensi pers mengenai kinerja kuartal I tahun 2026.
Pengaruh Positif Sektor Perumahan terhadap Ekonomi
Nixon melanjutkan, keberpihakan pada sektor perumahan memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi penghuni tetapi juga bagi perekonomian nasional secara keseluruhan. Sektor ini dikenal sebagai industri padat modal yang menciptakan banyak lapangan kerja dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.
- Lebih dari 12,5 juta pekerjaan tercipta dari sektor perumahan.
- 90% bahan bangunan yang digunakan berasal dari produk lokal.
- Setiap rumah yang terjual berkontribusi pada pendapatan negara melalui pajak.
- Setiap tambahan investasi Rp1 triliun dapat menciptakan sekitar 8.000 lapangan kerja baru.
- Sektor ini mendukung pengembangan komunitas yang lebih baik.
Performa BTN dalam Penyaluran KPR
Seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit, BTN melaporkan kinerja yang menggembirakan. Hingga kuartal pertama tahun 2026, total penyaluran kredit mencapai Rp400,63 triliun, mencatatkan kenaikan sebesar 10,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total tersebut, KPR Subsidi menyumbang Rp193,55 triliun, naik 7,7% year-on-year, sedangkan KPR Non-Subsidi mencapai Rp112,56 triliun, meningkat 5,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tumbuhnya Dana Pihak Ketiga
Selain penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BTN juga mengalami pertumbuhan positif, meningkat sebesar 9,9% year-on-year menjadi Rp422,63 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan transformasi di segmen retail dan keberadaan layanan baru seperti “bale by BTN”. Pada kuartal pertama tahun 2026, dana CASA BTN tercatat naik 7,9% menjadi Rp212,11 triliun, berkontribusi sebesar 50,2% dari total DPK.
Efisiensi Biaya dan Kinerja Keuangan BTN
BTN juga berhasil menurunkan biaya dana (Cost of Fund) ke level 3,0% pada kuartal pertama tahun 2026, turun dari 4,0% pada periode yang sama tahun lalu. Kinerja positif dalam penyaluran kredit dan pengumpulan dana ini mendukung peningkatan total aset BTN sebesar 10,5% year-on-year, mencapai Rp517,54 triliun.
Pencapaian ini berujung pada perolehan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun, melonjak 22,6% dibandingkan dengan Rp904 miliar di periode yang sama tahun lalu. Sukses ini bisa dicapai berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Danantara Indonesia dan BP BUMN yang mendorong BTN untuk menjalankan fungsi utamanya sebagai penggerak pembiayaan perumahan nasional.
Penggunaan Layanan Digital yang Meningkat
Di kuartal pertama tahun ini, penggunaan layanan “bale by BTN” meningkat signifikan, mencatatkan pertumbuhan sebesar 67,5% year-on-year, mencapai 4 juta pengguna. Peningkatan ini juga diikuti oleh kenaikan rata-rata saldo tabungan, jumlah dan nilai transaksi yang masing-masing meningkat sebesar 18%, 8,1%, dan 48,2% per kuartal pertama tahun 2026.
Inovasi dalam Layanan Keuangan
Nixon menjelaskan bahwa salah satu faktor pendorong peningkatan pengguna layanan digital adalah penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026. Acara ini menjadi salah satu titik fokus BTN dalam menarik perhatian masyarakat dan meningkatkan transaksi. “Kami menyadari sebagai bank yang berorientasi pada konsumen, kami perlu terus menghadirkan kemudahan dalam transaksi perbankan, termasuk dalam mendukung gaya hidup masyarakat yang aktif, seperti olahraga. Kami optimis dapat mencapai 5 juta pengguna bale di tahun ini,” tambah Nixon.
Dengan komitmen yang kuat dan berbagai inisiatif inovatif, BTN terus berupaya untuk menjadi mitra terpercaya dalam membantu keluarga Indonesia mewujudkan rumah impian mereka. Melalui penyaluran KPR dan dukungan terhadap sektor perumahan, BTN tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.




