Bobby Nasution Lepaskan Pelari Dunia UTMB, Sport Tourism Danau Toba Makin Mendunia

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, baru saja melepas peserta kategori 100K dalam ajang Trail of The Kings Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) yang berlangsung di Pangururan, Kabupaten Samosir, pada Sabtu dini hari, 13 Juni 2026. Event lari bertaraf internasional ini diharapkan dapat semakin mengukuhkan Danau Toba sebagai destinasi unggulan dalam sektor sport tourism di Indonesia.
Antusiasme Pelari Internasional
Para pelari yang berasal dari berbagai negara menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti perlombaan ini, yang melintasi beragam kontur alam Pulau Samosir. Selain tantangan yang ditawarkan oleh lintasan yang bervariasi, ajang ini juga berfungsi sebagai platform untuk mempromosikan keindahan kawasan Kaldera Toba, Pusuk Buhit, serta berbagai destinasi wisata yang berlatar belakang Danau Toba kepada peserta dan wisatawan dari seluruh dunia.
Jumlah Peserta yang Meningkat
Perhelatan Trail of The Kings UTMB 2026 ini berhasil menarik perhatian sebanyak 1.015 pelari dari berbagai belahan dunia. Perlombaan ini terbagi dalam beberapa kategori, yang meliputi 100K, 60K, 28K, serta kategori khusus untuk anak-anak. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 13 hingga 14 Juni 2026.
Tahun ini, terlihat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah negara peserta dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu terdapat pelari dari 27 negara, kali ini atlet dan pelari dari 34 negara berpartisipasi dalam event internasional ini.
Meningkatnya Dukungan untuk Sport Tourism
“Ini adalah tahun kedua pelaksanaan event ini. Alhamdulillah, jumlah negara peserta mengalami peningkatan. Dari 27 negara pada tahun lalu, kini menjadi 34 negara. Kami berharap pada tahun-tahun yang akan datang, event ini akan semakin baik dan mampu memperkenalkan daerah wisata kita, khususnya Samosir,” ungkap Bobby Nasution setelah melepas peserta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menambahkan bahwa peserta berasal dari 34 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Prancis, Jepang, China, dan India, serta sejumlah negara lainnya.
Komitmen Gubernur dalam Memperkuat Destinasi Wisata
Yuda menekankan, dukungan penuh dari Gubernur Bobby Nasution terhadap berbagai event internasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi sport tourism yang berkelas dunia.
“Pak Gubernur sangat mendukung penyelenggaraan event internasional seperti ini. Event ini menjadi bukti bahwa Danau Toba memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism yang mampu menarik minat peserta dan wisatawan dari berbagai negara,” jelas Yuda.
Side Event yang Menarik
Selain perlombaan utama, penyelenggara juga menyediakan berbagai side event di kawasan Waterfront City Pangururan. Beragam hiburan telah disiapkan untuk masyarakat dan pengunjung, di antaranya penampilan dari The Changcuters, Marsada Band, dan sejumlah atraksi menarik lainnya.
Memberikan Pengalaman Berkesan
Kehadiran side event ini diharapkan dapat menambah daya tarik wisata, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi masyarakat dan wisatawan yang mengunjungi Samosir selama pelaksanaan Trail of The Kings UTMB 2026.
Pada kesempatan pelepasan peserta, hadir pula Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, dan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap. Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution, didampingi Sulaiman Harahap dan Vandiko Gultom, menyaksikan langsung pelepasan para pelari kategori 100 km dalam event Trail Of The King (TOTK) Ultra Trail Du Mont Blanc 2026 di Pangururan, Samosir, pada Sabtu, 13 Juni 2026, dini hari.
Potensi Sport Tourism Danau Toba
Danau Toba, sebagai salah satu destinasi wisata terkemuka di Indonesia, memiliki potensi yang sangat besar untuk sport tourism. Berbagai event olahraga, seperti UTMB, dapat menarik perhatian wisatawan domestik maupun internasional dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.
Keindahan Alam dan Budaya
Keindahan alam dan budaya yang kaya di sekitar Danau Toba menjadi daya tarik tersendiri. Berikut adalah beberapa aspek yang menjadikan Danau Toba sebagai destinasi sport tourism yang menarik:
- Pemandangan alam yang menakjubkan dengan latar belakang gunung dan danau.
- Beragam aktivitas outdoor, seperti hiking, trekking, dan olahraga air.
- Kearifan lokal yang dapat dijelajahi melalui interaksi dengan masyarakat setempat.
- Festival budaya yang kerap diadakan, menarik minat wisatawan.
- Fasilitas akomodasi yang terus berkembang untuk mendukung wisatawan.
Strategi Pengembangan Sport Tourism
Pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan perlu bekerja sama untuk mengembangkan sport tourism di Danau Toba. Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:
- Memperbanyak penyelenggaraan event internasional.
- Meningkatkan promosi dan pemasaran destinasi wisata.
- Membangun infrastruktur yang mendukung aksesibilitas.
- Melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata.
- Menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat.
Membangun Kesadaran akan Sport Tourism
Untuk menarik lebih banyak wisatawan, penting untuk membangun kesadaran akan sport tourism di kalangan masyarakat. Edukasi tentang manfaat dan potensi yang dimiliki oleh sektor ini dapat membantu meningkatkan partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak.
Kesempatan untuk Masyarakat Lokal
Sektor sport tourism tidak hanya memberikan keuntungan bagi wisatawan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat lokal. Dengan adanya event seperti UTMB, masyarakat dapat terlibat dalam berbagai aspek, mulai dari penyediaan akomodasi hingga keperluan logistik event.
Memberdayakan Ekonomi Lokal
Partisipasi aktif masyarakat dalam sektor sport tourism dapat memberdayakan ekonomi lokal. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan antara lain:
- Peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata.
- Penyerapan tenaga kerja lokal dalam pelayanan pariwisata.
- Pengembangan produk lokal yang dapat dipasarkan kepada wisatawan.
- Penguatan jaringan komunitas melalui kolaborasi dalam event.
- Kesempatan untuk mempromosikan budaya lokal kepada pengunjung.
Kesimpulan
Melalui penyelenggaraan Trail of The Kings UTMB, Danau Toba semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi unggulan dalam sport tourism. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Danau Toba dapat menjadi salah satu tujuan utama bagi para pelari dan wisatawan di seluruh dunia.




