Berita UtamaMedan

Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Pirngadi dalam Memperingati Hari Ginjal Sedunia

Peringatan Hari Ginjal Sedunia menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Medan untuk menunjukkan komitmen dalam meningkatkan layanan kesehatan, khususnya di RSUD Dr. Pirngadi. Dalam era di mana kesehatan menjadi prioritas utama, langkah-langkah perbaikan yang dilakukan memiliki dampak signifikan bagi masyarakat, terutama bagi pasien yang menderita penyakit ginjal. Dengan berbagai inisiatif yang akan diambil, Pemko Medan bertekad untuk memastikan bahwa setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal dan berkualitas.

Peningkatan Layanan di RSUD Dr. Pirngadi

Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa Pemko Medan berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas dan layanan di rumah sakit milik pemerintah ini. Pada acara peringatan Hari Ginjal Sedunia yang diadakan di Instalasi Hemodialisa RSUD Dr. Pirngadi, Zakiyuddin menyampaikan bahwa perhatian terhadap pasien ginjal adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik.

Dalam pernyataannya, Zakiyuddin mengungkapkan pengalaman pribadinya yang membuatnya memiliki kedekatan emosional dengan layanan cuci darah. Ia mengenang ibunya yang pernah menjalani perawatan serupa di masa lalu, ketika akses terhadap jaminan kesehatan masih terbatas. “Saat itu, biaya pengobatan sangat tinggi, dan kami bersyukur kini pemerintah hadir dengan BPJS yang sangat membantu masyarakat,” katanya. Ini menunjukkan betapa pentingnya perbaikan layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perawatan intensif.

Fasilitas dan Kapasitas Layanan

Saat ini, Instalasi Hemodialisa di RSUD Dr. Pirngadi dilengkapi dengan sekitar 40 mesin yang mampu melayani hingga 80 pasien setiap harinya. Kapasitas ini sangat penting, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang mungkin tidak memiliki akses ke layanan kesehatan privat. “Meskipun kami telah memiliki fasilitas yang baik, masih banyak yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Pemko Medan berencana untuk melakukan pengembangan secara menyeluruh di RSUD Dr. Pirngadi, termasuk pembangunan gedung baru. “Dalam waktu dua tahun ke depan, kami akan membangun gedung tujuh lantai yang dilengkapi dengan fasilitas parkir dua lantai. Kami ingin rumah sakit ini benar-benar bangkit dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya. Ini adalah langkah strategis untuk menghadapi kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat.

Pentingnya Kualitas Pelayanan

Selain pembangunan fisik, Zakiyuddin menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan adalah prioritas utama yang harus diperhatikan. “Pelayanan yang humanis menjadi kunci dalam proses penyembuhan pasien,” tegasnya. Ia menekankan bahwa cara tenaga kesehatan menyambut pasien dapat berpengaruh besar terhadap proses penyembuhan.

“Anggaplah pasien sebagai keluarga kita sendiri. Jika kita menyambut mereka dengan hangat, itu sudah menjadi setengah dari kesembuhan. Namun, jika mereka disambut dengan wajah masam, hal itu justru akan memperburuk keadaan mereka,” tambahnya. Ini menunjukkan pentingnya aspek emosional dalam layanan kesehatan yang kadang diabaikan.

Kebutuhan Layanan Kesehatan yang Tinggi

Zakiyuddin juga mencatat bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan di Kota Medan masih sangat tinggi. Permintaan untuk ruang rawat inap terus meningkat, dan seringkali mereka menerima permintaan bantuan langsung dari masyarakat. “Karena itu, kami berencana untuk menambah jumlah tempat tidur, termasuk untuk pasien yang menggunakan BPJS,” ungkapnya.

Saat ini, RSUD Dr. Pirngadi hanya memiliki sekitar 130 tempat tidur yang diperuntukkan bagi pasien BPJS. Melihat tingginya kebutuhan, penambahan kapasitas ini menjadi langkah yang sangat penting untuk menjawab tantangan di bidang kesehatan.

Peningkatan Alat Medis dan Fasilitas Penunjang

Di samping penambahan tempat tidur, Pemko Medan juga berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas penunjang di RSUD Dr. Pirngadi. Salah satu langkah yang diambil adalah kehadiran alat medis baru, termasuk CT Scan dan layanan laboratorium yang lebih baik.

“Kami ingin memastikan bahwa pasien tidak hanya mendapatkan pelayanan yang baik, tetapi juga didukung dengan teknologi medis yang mutakhir. Kehadiran alat medis baru ini akan sangat membantu dalam diagnosis dan perawatan,” jelasnya. Ini adalah langkah yang menunjukkan bahwa Pemko Medan tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah fasilitas, tetapi juga kualitas perawatan yang diberikan.

Mendorong Tenaga Kesehatan untuk Berkualitas

Zakiyuddin juga mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kebersihan rumah sakit. Hal ini sangat penting agar kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap tinggi. “Bangunan yang baik dan alat yang canggih tidak akan berarti apa-apa jika pelayanan tidak berkualitas. Oleh karena itu, kita harus memperbaiki pelayanan terlebih dahulu,” ujarnya kepada Plt. Direktur Utama RSUD Dr. Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan.

Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan layanan bukan hanya tanggung jawab manajemen rumah sakit, tetapi juga seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam memberikan perawatan kepada pasien.

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Sejak Dini

Zakiyuddin juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Ia mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan mereka mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP. “Kini, dengan KTP saja, masyarakat sudah bisa berobat. Ini adalah hal yang harus kita syukuri,” imbuhnya.

Harapan ke depan adalah agar layanan kesehatan di Kota Medan semakin baik dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan berbagai inisiatif yang diambil oleh Pemko Medan, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat dari peningkatan layanan di RSUD Dr. Pirngadi dan fasilitas kesehatan lainnya.

Back to top button